Kontroversi kehidupan mantan narapidana

 

Mungkin pantas jika diumpamakan dengan sebuah peribahasa ” Habis Manis Sepah Dibuang ” untuk video dari Sammy Simorangkir yang terdepak dari Band terdahulu yang bersama-sama ia besarkan. Setelah kasus narkoba yang berakhir dengan divonisnya sammy untuk mendekam didalam penjara, Kini Sammy hadir seorang diri dengan suara emasnya untuk membuktikan kualitas sebagai seorang penyanyi yang memiliki karakter vokal yang kuat.

Mungkin kejadian ini tak khayal banyak terjadi disekitar kita, banyak kontroversi di masyarakat terkait diterima atau tidaknya seorang mantan narapidana di kehidupan sosial bermasyarakat. Secara politik, memang seorang narapidana telah kehilangan hak politiknya secara tidak langsung untuk mencalonkan diri untuk duduk di kursi panas kepemerintahan, lantas apakah itu sama halnya dengan kehidupan sosial bermasyarakat ? Konon di buku-buku pelajaran sekolahan baik itu sd, smp, sma, maupun perguruan tinggi semuanya menuliskan bahwa manusia itu adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri atau bahasa lainnya membutuhkan orang lain untuk kehidupannya. Diterima atau tidaknya seorang mantan narapidanan itu tergantung dari masyarakat yang memegang peran dalam kehidupan sosial mereka, sejauh seorang mantan narapidanan itu berkelakuan baik dan tidak mengulanginya, saya rasa cukup untuk menerimanya kembali ke dalam lingkungan sosial.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s